wirausaha budidaya tanaman pangan


A. perencanaan Usaha Budidaya tanaman pangan

1.ide dan peluang usaha

Budidaya tanaman pangan dapat diartikan sebagai kegiatan menanam tanaman yang dapat menjadi sumber karbohidrat utama dan protein pada lahan, untuk kemudian dapat dikonsumsi sendiri atau dijual kembali sebagai sumber penghasilan bagi petani dalam jenis-jenis tanaman pangan diantaranya serealia biji-bijian umbi-umbian dan tanaman pangan lainnya.

2. sumber daya yang dibutuhkan 

sumber daya yang dibutuhkan untuk mengembangkan usaha budidaya tanaman pangan antara lain men manusia, money uang material bahan mesin peralatan metode cara kerja dan market pasar 

3. administrasi dan pemasaran 

dilakukan dengan cara mencatat inventaris dan pengeluaran pengeluaran dalam proses pemeliharaan dan pasca panen pemasaran dilakukan untuk menarik konsumen langkah perencanaan penyusunan usaha budidaya meliputi media pemeliharaan pengemasan dan biaya lainnya.

B.sistem produksi usaha budidaya tanaman pangan 

aneka produk budidaya tanaman pangan:

dikelompokkan berdasarkan umur yaitu tanaman semusim dan tanaman tahunan misal jagung dan kedelai dan singkong tanaman tahunan misalnya sukun dan sagu tanaman pangan juga dibagi menjadi tiga kelompok yaitu sereal dia kacang-kacangan dan umbi-umbian.

A.SEREALIA

 sering disebut sereal atau biji-bijian adalah tanaman yang berasal dari suku rumput-rumputan dan diambil biji atau bulirnya sebagai sumber karbohidrat misalnya padi, gandum shorgum, jagung jelai,haver, gandum durum, serta gandum hitam.


B.KACANG-KACANGAN

Kacang-kacangan adalah sebutan untuk biji yang berukuran relatif besar dibandingkan serealia

Jenis kacang-kacangan antara lain kacang almond kacang polong kacang tanah kacang pistachio.

C.UMBI-UMBIAN 

umbi adalah organ tumbuhan yang mengalami perubahan ukuran dan bentuk sebagai akibat perubahan fungsinya.

beberapa tanaman umbi-umbian yang dimanfaatkan sebagai makanan pokok dan umumnya banyak dibudidayakan adalah ubi jalar singkong talas, dan kentang. 

berikut beberapa contoh wirausaha dibidang budidaya tanaman pangan:

A.Budidaya padi untuk menghasilkan beras

B.budidaya kedelai untuk menghasilkan biji 

C.budidaya kedelai untuk dipanen muda 

D.budidaya kacang tanah untuk menghasilkan biji 

E.budidaya kacang tanah untuk panen konsumsi 

F.budidaya kacang hijau untuk panen biji 

G.budidaya sorgum untuk panen biji 

H.budidaya jagung untuk menghasilkan biji, dan lain-lain

2. proses produksi budidaya tanaman pangan tanaman pangan membutuhkan lahan atau media tanam bibit nutrisi dan air serta pelindung tanaman untuk pengendalian hama dan organisme lain sebagai sarana budidaya.

berikut penjelasan tentang budidaya tanaman pangan kentang

A.Deskripsi tanaman kentang

 kentang adalah tanaman dari keluarga solenaceae yang memiliki akar umbi yang dapat dimakan 

syarat tumbuh

1.iklim 

curah hujan rata-rata 1500 mm per tahun lama panjenengan adalah sekitar 9 sampai 10 jam per hari suhu optimal untuk pertumbuhan adalah 18 sampai 21 derajat celcius kelembaban yang sesuai untuk tanaman kentang adalah 80 sampai 90% 

2.media tanam 

tanah yang baik untuk bercocok tanaman kentang adalah yang terstruktur gembur banyak mengandung bahan organik berdrainase baik dan memiliki lapisan olah yang dalam 

tanah andosol yang baru yang terbentuk di pegunungan pegunungan 

keadaan ph tanah yang sesuai untuk tanaman kentang bervariasi antara 5 sampai 7 

ketinggian tempat dengan ketinggian antara 1000 sampai 3000 meter di atas permukaan laut

C. Pembibitan

1. umbi 

2.stek batang dan stek Tunas

3.PRAKTIK BUDIDAYA TANAMAN

A.pengolahan media tanam 

lahan dibajak sedalam 30 sampai 40 cm sampai gembus benar supaya perkembangan akar dan pembesaran umbi berlangsung optimal 

B.teknik penanaman 

pemupukan dasar pupuk besok organik basah kotoran ayam 10 ton pupuk anorganik berupa sp-36 dengan 400 kg/HA

Cara penanaman:

penyediaan bibit 

pengaturan jarak tanam dan waktu tanam

pembuatan lubang tanam dan mulus ah 

D.pemeliharaan

Penyulaman 

penyiangan

Pemangkasan bunga 

pemupukan pupuk yang biasa diberikan urea dengan dosis 330 kg/ha , Tsp dengan dosis 400 kg/ha, sedangkan KCl 200 kg/ha

Pengairan:

 pengairan harus dilakukan secara rutin tetapi tidak berlebihan 

hama dan penyakit: 

hama: 

ulat 3 layak 

kutu daun 

hama penggerak umbi 

orong-orong 

hama trip 

penyakit:

penyakit busuk daun 

penyakit layu bakteri

penyakit busuk umbi 

penyakit pusar yum 

penyakit bercak keringat 

penyakit karena virus

H. panen dan pasca panen 

ciri dan umur panen pada tanaman kentang berkisar antara 90 sampai berkisar antara 90 sampai 180 hari tergantung varietas tanaman secara fisik tanaman kentang sudah dapat dipanen apabila daunnya telah berwarna kuning kuningan yang bukan disebabkan serangan penyakit, batang tanaman telah warna kekuningan dan agak mengering.

cara panen: 

sangat dianjurkan dilakukan pada waktu sore hari atau pagi hari dan dilakukan pada saat hari cerah

standar produksi:

standar ini meliputi klasifikasi dan syarat mutu , cara pengujian contoh syarat penandaan dan pengemasan 

pengemasan:

Kentang dikemas dengan keranjang atau bahan lain dengan berat netto maksimum 80 kg, isi kemasan tidak melebihi permukaan di dalam keranjang atau kemasan diberi label yang bertuliskan nama barang, jenis mutu, nama/ kode perusahaan /eksportir, berat neto, produksi indonesia, negara atau tempat tujuan.

1.Analisis biaya budidaya tanaman kentang:

biaya tetap, biaya tidak tetap, biaya lain-lain.

2.pemasaran produk usaha tanaman kentang:

pedagang, bandar, dikirim ke pasar

3.Evaluasi kegiatan budidaya tanaman pangan kentang: 

hama tanaman, penataan dan pemangkasan, penggantian media tanam.


Sekian ringkasan Bab 3 prakarya 




Komentar